Category: Obat

Imboost Tablet, Suplemen Pembentuk Imun yang Jadi Andalan

Penguatan imun tubuh di masa pandemi dan di tengah aktivitas yang padat sangatlah penting. Anda memerlukan perlindungan ekstra untuk meningkatkan imun tubuh seperti suplemen. Salah satu suplemen yang akan sangat membantu Anda meningkatkan imunitas adalah Imboost Force.

Imboost Force merupakan suplemen yang memiliki label halal. Suplemen ini dapat meningkatkan imun tubuh Anda terutama dalam menjaga dari radikal bebas, mempunyai kegiatan yang super padat tetapi tidak diseimbangkan dengan pola makan dan pola tidur yang sehat.

Kandungan yang terdapat di dalam Imboost Force adalah Echinacea purpurea dan zinc picolinate. Kedua kandungan ini akan membantu Anda dalam meningkatkan daya tahan tubuh, mempercepat pemulihan gangguan kesehatan di saluran pernapasan, meredakan peradangan atau luka, membuang zat beracun, dan dapat mencegah Anda terkena virus karena Imboost memiliki sifat antivirus. Bahkan bagi Anda yang mengalami masalah dengan jerawat juga dapat terobati dengan mengonsumsi Imboost Force ini.

Anda bisa mendapatkan Imboost Force ini secara bebas di apotek terdekat atau pun membelinya secara daring di marketplace. Apalagi Imboost  ini dapat dikonsumsi semua kalangan, tidak hanya orang dewasa saja.

Nah, meski begitu Anda tidak bisa hanya bergantung dengan mengonsumsi suplemen peningkat imun tubuh saja. Anda juga harus bisa menyeimbangkan dengan pola hidup sehat dan pola istirahat yang teratur. Hal ini perlu Anda dilakukan agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Berikut ini ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan imunitas tubuh sebagai pelengkap dari suplemen yang Anda konsumsi.

  1. Lakukan olahraga secara rutin dan teratur

Melakukan olahraga secara rutin dan teratur tentunya akan meningkatkan kekebalan tubuh dalam melawan bakteri, virus atau pun infeksi. Anda bisa melakukan olahraga selama 30 menit setiap hari atau setidaknya minimal 3 hingga 5 kali dalam satu minggu. Olahraga ringan seperti jalan kaki, bersepeda atau jogging akan sangat membantu. Jika takut berolahraga di tengah keramaian orang, Anda bisa melakukan olahraga di sekitar lingkungan rumah saja. Anda juga bisa melakukan senam atau yoga di dalam rumah jika benar – benar hanya memiliki sedikit waktu.

  1. Memakan makanan sehat dan bergizi

Selain mengonsumsi suplemen dan berolahraga yang rutin, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi juga perlu dilakukan untuk menjaga imun tetap kuat. Makanlah makanan yang mengandung vitamin, mineral, protein, dan yang mengandung antioksidan. Anda dapat memperoleh nutrisi tersebut dengan mengonsumsi sayuran, buah – buahan, kacang – kacangan hingga olahan seafood dan olahan susu seperti keju dan yoghurt yang akan semakin memperkuat imun tubuh.

  1. Berjemur

Anda dapat berjemur pada pukul 09.00 hingga 10.00 selama 10 sampai 15 menit setiap harinya atau setidaknya 3 kali dalam satu seminggu. Berjemur ini nantinya akan menghasilkan vitamin D yang memiliki peran penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh.

  1. Beristirahat dengan cukup

Hal ini juga tidak kalah penting dari beberapa kegiatan di atas. Istirahat yang cukup dengan memiliki kualitas tidur yang baik tentunya akan sangat penting dalam memperkuat dan meningkatkan daya tahan tubuh. jadi, pastikan Anda mencukupi waktu tidur sesuai dengan usia yaitu 7 – 9 jam untuk orang dewasa dan 8 – 10 jam untuk anak – anak.

Jadi, itulah beberapa aktivitas yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh selain mengonsumsi suplemen seperti Imboost. Keduanya saling berkaitan untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar semakin kuat sehingga Anda dapat terhindar dari penyakit dan melawan radikal bebas.

Sirplus Jeruk, Rasa Alami untuk Obat Anak

Sirplus Jeruk, Rasa Alami untuk Obat Anak

Tentu menjadi masalah bagi setiap orang tua saat meminumkan obat dalam bentuk puyer yang mudah ditelan selalu dimuntahkan. Hal ini karena puyer merupakan obat yang pahit, dan anak-anak tidak suka sehingga Anda membutuhkan Sirplus jeruk sebagai solusi.

Ini adalah produk dari Meprofarm, produsen farmasi yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat, yang telah menjalin kerja sama dengan berbagai produsen farmasi lainnya seperti Tanabe Indonesia, Astellas, Dexa Medica, Holi Pharma, dan Otto Pharmaceutical.

Sirplus merupakan yang memang dikhususkan untuk menangani masalah anak susah minum obat karena rasa pahitnya. 

Lalu mengapa Sirplus sangat direkomendasikan? Berikut penjelasannya!

Rasanya manis

Sirplus adalah produk yang digunakan untuk mengencerkan atau membuat manis puyer yang sangat pahit.

Rasanya yang manis tentu saja akan disukai oleh anak-anak, dan karena itulah produk ini ada. Selain itu, produk ini berupa sirup yang tentu saja memudahkan anak untuk meminumnya.

Banyak varian rasa

Selain rasanya yang manis, Sirplus juga mempunyai banyak varian rasa. Ada rasa anggur, stroberi, cokelat, melon, dan granul original.

Selain itu, terdapat rasa jeruk. Varian rasa dari buah ini tentunya sangat disukai anak-anak sehingga akan membuat mereka mau meminumnya.

Terbuat dari gula asli

Sirup Sirplus mengandung gula asli pada semua varian rasanya termasuk jeruk. Hal ini tentu saja sangat baik bagi kesehatan tubuh anak karena gula asli bukan gula buatan yang cukup membahayakan karena bisa menyebabkan diabetes.

Gula asli atau gula alami sendiri ini biasanya terdapat pada buah-buahan sehingga lebih menyehatkan daripada gula buatan.

Merupakan obat bebas

Sirup Sirplus termasuk golongan obat bebas atau OTC, yang berarti dapat diperjualbelikan secara bebas tanpa harus menggunakan resep dokter.

Tersedia juga dalam bentuk tablet

Selain sirup, Sirplus juga tersedia dalam bentuk tablet dengan ukuran 200 gram berisikan 200 tablet, dan tentunya dalam berbagai rasa seperti sirup.

Sudah mempunyai izin BPOM

Setiap obat yang diproduksi di Indonesia tentunya sudah mempunyai izin edar dari BPOM sebagai regulator obat. Nomor izin edar Sirplus ini adalah 267210004123.

Yang perlu Anda perhatikan

Saat Anda hendak meminumkan Sirplus kepada anak, Anda harus memperhatikan beberapa hal yang cukup penting berkaitan dengan dosis, waktu pemberian, cara memberikan, dan penyimpanan.

Dosis yang dibutuhkan tergantung pada obat yang akan diberikan pada anak. Begitu juga dengan waktu pemberiannya; bisa sebelum atau sesudah semua bergantung pada obat yang diberikan.

Untuk bisa memberikan pada anak campurkanlah 1 bagian obat dengan 3 bagian sirup, dan minumkan perlahan kepada anak.

Selain itu, Anda perlu menyimpan produk dalam keadaan tertutup dan di ruangan tertutup alias terhindar dari sinar matahari langsung di bawah 30 derajat Celsius. Jauhkan juga produk dari jangkauan anak-anak.

Jangan sesekali memberikan sirup pada anak yang terindikasi terkena diabetes karena kandungan gula pada sirup. Untuk hal ini sebaiknya konsultasikan kepada dokter terlebih dahulu.

Efek samping Sirplus Jeruk

Mengenai efek samping, sejauh ini belum ada efek samping yang ditemukan pada produk sehingga obat sirup ini masih aman. 

Namun apabila ternyata ada efek samping yang ditemukan, silakan menghubungi dokter untuk konsultasi obat yang aman bagi anak.

Berapa harga Sirplus Jeruk?

Sirplus jeruk dibanderol di kisaran Rp 13.000-an, dan dapat diperoleh di toko-toko obat offline dan online. Segera beli produk ini supaya Anda tidak pusing dan khawatir lagi anak Anda memuntahkan obat yang diminum.

Cara Meningkatkan Kekebalan Tubuh dengan Obat Imunos

Pada saat pandemi COVID-19 seperti sekarang, penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda untuk membantu tubuh melawan penyakit. Meski meningkatkan sistem kekebalan tubuh lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, beberapa perubahan pola makan dan gaya hidup Anda dapat memengaruhi pertahanan tubuh untuk membantu melawan paparan patogen berbahaya, atau organisme yang dapat menyebabkan penyakit. Selain itu, Anda juga dapat mengonsumsi suplemen salah satunya Obat Imunos.

Cara Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Tingkatkan Kualitas Tidur

Kualitas tidur dan kekebalan tubuh sangat terkait satu sama lain. Kualitas tidur yang buruk terkait dengan kerentanan tubuh yang lebih tinggi jika terpapar virus atau bakteri.

Kualitas tidur yang baik dengan istirahat yang cukup dapat memperkuat kekebalan alami tubuh Anda. Selain itu, Anda dapat tidur lebih banyak saat sakit untuk memungkinkan sistem kekebalan tubuh Anda untuk melawan penyakit dengan lebih baik. Orang dewasa sebaiknya memiliki jam tidur sebanyak  7 jam atau lebih setiap malam, sementara remaja membutuhkan 8-10 jam dan anak-anak dan bayi hingga 14 jam.

Jika Anda sulit tidur, coba batasi waktu Anda menatap layar selama satu jam sebelum tidur, karena cahaya biru atau blue light yang dipancarkan dari ponsel, TV, dan komputer dapat mengganggu ritme sirkadian, atau siklus bangun-tidur alami tubuh.

2. Konsumsi Makanan Nabati 

Makanan nabati utuh termasuk buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan polong-polongan memiliki kandungan nutrisi yang tinggi dan antioksidan yang dapat memberi Anda kemampuan untuk melawan patogen berbahaya.

Antioksidan dalam makanan nabati ini membantu penurunan peradangan dengan memerangi senyawa tidak stabil yang disebut radikal bebas, yang dapat menyebabkan peradangan. Peradangan kronis terkait dengan berbagai kondisi kesehatan, termasuk penyakit jantung, Alzheimer, dan kanker tertentu.

Sementara itu, serat dalam makanan nabati memberi makan mikrobioma usus, atau komunitas bakteri sehat di usus. Mikrobioma usus yang kuat dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan membantu mencegah masuknya patogen berbahaya ke tubuh Anda melalui saluran pencernaan. Selain itu, buah-buahan dan sayuran juga kaya akan nutrisi seperti vitamin C, yang dapat mempercepat pemulihan saat Anda mengalami flu biasa.

3. Konsumsi Makanan yang Mengandung Lemak Sehat 

Lemak sehat kerap ditemukan dalam minyak zaitun dan salmon, dapat meningkatkan respons kekebalan tubuh terhadap patogen dengan mengurangi peradangan. Meskipun peradangan tingkat rendah adalah respons yang normal terhadap stres atau cedera, peradangan kronis justru dapat menekan sistem kekebalan Anda.

Minyak zaitun memiliki sifat anti-inflamasi, yang dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Tak hanya itu, sifat anti-inflamasinya dapat membantu tubuh melawan bakteri dan virus penyebab penyakit berbahaya. Asam lemak omega-3, seperti yang ada di salmon dan biji chia, juga melawan peradangan.

4. Konsumsi Makanan Fermentasi atau Minum Suplemen Probiotik Pro

Makanan fermentasi memiliki banyak bakteri menguntungkan yang disebut probiotik, yang dapat mengisi saluran pencernaan. Makanan fermentasi tersebut termasuk yogurt, asinan kubis, kimchi, kefir, dan natto.

Anda juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan mengonsumsi suplemen seperti Obat Imunos. Obat Imunos Kaplet adalah suplemen yang dapat digunakan untuk meningkatkan sistem imun tubuh. Kandungan yang terdapat dalam Obat Imunos Kaplet yaitu ekstrak echinacea purpurea yang memiliki berbagai manfaat diantaranya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh tubuh, mengurangi peradangan dalam tubuh, menurunkan kadar gula darah dengan menghambat enzim yang mencerna karbohidrat, dan mengurangi jumlah gula yang masuk ke darah.

Obat Imunos Kaplet juga dilengkapi dengan kandungan zinc pikolinat sebagai antioksidan untuk melindungi tubuh dari radikal bebas penyebab kanker. Kombinasi kandungan selenium dan vitamin C berfungsi untuk memproduksi protein khusus agar terhindar dari kerusakan sel sekaligus menjaga tubuh dari kondisi kekurangan vitamin C. Anda bisa mendapatkan Obat Imunos Kaplet dengan harga Rp 34.588 untuk kemasan 5 strip isi 4 kaplet.

Lakukan Hal ini untuk Terus Tingkatkan Imun Tubuh

Imun tubuh adalah hal penting bagi kesehatan. Bisa dibilang imun tubuh adalah tameng terluar bagi tubuh kita agar  dapat melindungi dari berbagai ancaman penyalit akibat bakteri hingga virus yang masuk dalam tubuh. 

Ditambah dengan kondisi yang seperti sekarang, mengharuskan kita untuk lebih extra lagi dalam menjaga kesehatan serta imun agar dapat terlindungi dari paparan virus. 

Lalu apa hal atau cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan imun tubuh? Jelas yang harus dilakukan adalah menerapkan gaya hidup sehat. Berikut adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk terus tingkatkan imun tubuh: 

1. Perbanyak konsumsi buah dan sayuran

Buah dan sayuran berperan penting bagi kesehatan tubuh kita. Berbeda buah dan sayurnya, berbeda pula manfaat yang ditawarkan. Untuk menjaga imun tubuh, Anda bisa konsumsi jeruk, anggur, apel, stawberi, alpukat, pir, bluberri, brokoli, bayam, hingga kacang-kacangan.

2. Olahraga secara teratur

Tak perlu melalukannya berjam-jam setiap hari, Anda dapat melakukannya dengan hanya 30 menit disela-sela kesibukan dan aktifitas harian Anda. Selain sangat baik untuk daya tahan dan sistem kekebalan, olahraga secara teratur dapat ikut mengurangi stress berlebih, serta mampu menurunkan resiko berbagai penyakit berbahaya yang akan masuk dalam tubuh.

3. Tidur yang cukup

Setidaknya, orang dewasa membutuhkan waktu tidur minimal 6-7 jam dalam sehari. Mungkin masih banyak orang dewasa yang merelakan waktu tidurnya demi pekerjaan dan tidak membayangkan efek buruk setelahnya. Nyatanya, orang dengan jam tidur cukup lebih terjaga kesehatannya, merasa lebih segar, serta imunnya lebih terjaga dengan baik. Untuk jam tidur yang baik agar imun tetap terjaga, baiknya untuk tidura dibawah jam 11 malam dan bangun sebelum jam 5 pagi.

4. Jaga kebersihan diri dan lingkungan

Kebersihan yang dijaga dengan baik akan meminimalisir kuman atau virus yang masuk dalam tubuh. Anda bisa mulai dengan rutin mencuci tangan dan peralatan pribadi secara rutin sebelum makan, menutup mulut dan hidung saat bersin atau batuk, serta rutin membersihkan ruangan.

5. Jangan merokok

Didalam rokok terkandung zat-zat yang tidak baik bagi kesehatan sehingga mampu melemahkan sistem kekebalan tubuh. Saat sistem kekebalan seseorang sudah lemah, bakteri dan virus akan mudah masuk dan membuatnya rentan terkena berbagai penyakit. 

Bahkan rokok juga memiliki kemampuan untuk meningkatkan resiko autoimun sehingga tidak dapat membedakan sel tubuh yang sehat dengan yang tidak.

6. Minimalisir stres

Sedang sedang stres, kemampuan alami sistem kekebalan tubuh untuk melawan berbagai penyakit menjadi berkurang. Anda bisa bantu pengelolaan stress dengan terus berfikir positif, belajar menenangkan fikiran dengan relaksasi, serta isi kegiatan dengan lakukan hobby yang Anda suka dan minati.

7. Konsumsi vitamin atau suplemen

Selain menjaga kesehatan dengan baik seperti yang sudah dijabarkan diatas, mengkonsumsi vitamin atau suplemen dapat mendukung Anda untuk terus menjaga imun tubuh. Anda bisa konsumsi vitamin dengan kandungan tinggi antioksidan didalamnya agar kekebalan dan imun tubuh dapat terus meningkat. Kandungan ini bisa Anda dapatkan pada Obat Astria Astaxanthin. 

Manfaat Obat Astria:

  • Memelihara daya tahan tubuh
  • Membantu meningkatkan imun dalam tubuh
  • Membantu memulihkan kesehatan setelah sakit
  • Tinggi antioksidan sehingga dapat menangkal radikal bebas

Obat ini dapat diminum tanpa resep dokter dalam penggunaan harian. Anda dapat mengkonsumsinya 1 kapsul perhari setelah makan. 

Saat ingin mengkonsumsi Obat Astria dengan obat atau suplemen daya tahan tubuh lainnya, lebih baik tanyakan pada dokter untuk mengetahui apakah kandungungan Obat Astria bisa menyebabkan interaksi  terhadap kandungan obat lain.

Vaksin Pneumonia, Siapa Saja yang Perlu Mendapatkannya?

Vaksin Pneumonia

Pneumonia merupakan kondisi yang menyerang saluran pernapasan. Ini bisa terjadi pada siapa saja. Bagi beberapa orang yang tergolong ke dalam faktor risiko, salah satu upaya pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan menerima vaksin pneumonia.

Dengan mendapatkan vaksin, risiko terkena gejala pneumonia yang parah akan lebih rendah. Selain itu, potensi munculnya komplikasi yang lebih serius juga akan dikurangi.

Siapa yang perlu melakukan vaksin pneumonia?

Meskipun pneumonia bisa menyerang siapa saja, tapi vaksinasi tidak direkomendasikan untuk semua orang. Vaksinasi diberikan hanya kepada orang-orang yang memiliki risiko tinggi terkena gejala pneumonia. 

Orang-orang yang termasuk ke dalam golongan faktor risiko ini meliputi: 

  • Bayi
  • Lansia di atas usia 65 tahun
  • Anak-anak dan orang dewasa yang memiliki penyakit jangka panjang tertentu, seperti penyakit hati atau ginjal
  • Orang yang menderita gangguan pernapasan kronis seperti asma
  • Orang-orang yang memiliki kebiasaan merokok
  • Orang yang menjalani pengobatan kemoterapi  dan memiliki penurunan sistem kekebalan tubuh

Vaksin pneumonia bisa diberikan untuk orang-orang dalam golongan faktor risiko di atas. Untuk bayi, vaksin yang diberikan adalah sebanyak dua dosis pada usia 12 minggu sampai dengan satu tahun

Sementara, untuk lansia, pemberian vaksin hanya satu dosis saja. Kemudian, bagi yang menderita kondisi medis jangka panjang tertentu, vaksinasi dianjurkan untuk dilakukan setiap lima tahun sekali, tergantung masalah kesehatan yang mendasarinya.

Jenis-jenis vaksinasi pneumonia

Ada beberapa jenis vaksin yang mungkin akan diberikan ketika Anda melakukan vaksinasi pneumonia. Berikut ini jenis-jenis yang paling umum:

  • PCV13

Jenis vaksin yang satu ini bisa diberikan kepada anak-anak yang sudah berusia di atas dua tahun. Selain itu, vaskin ini juga bisa diberikan pada orang dewasa yang menderta kondis medis jangka panjang tertentu.

Dalam beberapa kasus, pemberian PCV13 juga bisa dilakukan pada lansia. Akan tetapi, hal ini perlu dikonsultasikan dengan dokter terlebih dulu. 

  • PPSV23

Jenis vaksin PPSV23 biasanya diberikan untuk lansia yang sudah berusia di atas 65 tahun. Untuk orang-orang di bawah usia tersebut, pemberian vaksin tetap boleh dilakukan jika menderita kondisi medis tertentu.

Selain itu, vaksin ini juga diberikan kepada orang dewasa yang memiliki kebiasaan merokok. 

Pemilihan jenis vaksin pneumonia sebaiknya dikonsultasikan lebih dulu dengan dokter. Apabila pemberian vaksin dilakukan dengan tepat, maka efek dari vaksin bisa memberikan perlindungan terhadap pneumonia seumur hidup.

Kecuali, bagi orang-orang yang menderita kondisi medis tertentu. Saat menderita kondisi medis tertentu, sistem kekebalan tubuh akan berangsur-angsur mengalami penurunan. 

Oleh sebab itu, pemberian vaksin untuk Anda yang menderita kondisi medis jangka panjang dianjurkan untuk dilakukan secara berkala, setiap beberapa tahun sekali. 

Mengatasi efek samping setelah vaksin

Setelah melakukan vaksinasi, beberapa orang mungkin akan merasakan efek samping. Efek samping ini cenderung ringan dan bisa membaik dengan sendirinya. 

Efek samping setelah vaksinasi serupa dengan gejala flu. Ini meliputi rasa lelah, sakit kepala, nyeri tubuh, demam, pembengkakan dan nyeri di bagian yang disuntik, serta menggigil.

Hal-hal di atas adalah efek samping yang biasa dan sangat umum dialami setelah vaksinasi. Jadi, Anda tidak perlu khawatir ketika mengalaminya.

Efek samping ini akan membaik dengan sendirinya setelah beberapa hari. Apabila efek samping vaksin pneumonia tidak kunjung membaik, coba konsultasikan dengan dokter Anda.